semua Kategori
EN

Berita industri

Beranda>Berita>Berita industri

Beberapa Kesalahpahaman tentang Proses MBR ②

Waktu: 2020-07-10 Hits: 108

Apakah Anda benar-benar mengerti teknologi MBR? Apakah Anda terbiasa dengan cara menggunakannya?



Dalam beberapa tahun terakhir, proses MBR telah banyak digunakan oleh orang-orang. Proses MBR dapat digunakan dalam banyak aplikasi seperti penggunaan kembali air reklamasi, peningkatan standar lingkungan, dan pengolahan dispersi air limbah. Seperti yang kita semua tahu, alasan mengapa proses MBR memiliki begitu banyak kegunaan luas terutama karena keunggulannya yang luar biasa seperti beban tinggi, umur lumpur yang panjang, efisiensi tinggi penutupan, dan tapak kecil.


Artikel ini akan terus memperkenalkan Anda pada kesalahpahaman tentang penerapan proses MBR dalam pengolahan air limbah.

 


Misunderstanding 2: Once MBR is used, the effluent quality can be guaranteed.

 

Correct interpretation: The MBR process is essentially a combination of activated sludge method and membrane filtration. It is based on the traditional activated sludge method and replaces the secondary settling tank with membrane filtration.

 

Through this technology, it can bring the advantages of good interception effect and high sludge concentration. But this does not mean that once the MBR process is used, all sewage can be treated.

 

For the removal of pollutants, membrane filtration has a very obvious effect on SS, while the removal of organic matter still depends on the biodegradability of activated sludge and organic matter.

 

For sewage with poor biodegradability, MBR technology has limited effect. For wastewater that has been fully biochemically treated at the front end, the role of MBR technology is also limited.



Pada artikel selanjutnya, kami akan terus memperkenalkan beberapa kesalahpahaman lain tentang proses MBR.